Syarat Pengajuan Kartu Kredit Bank BTN Syariah 2018

Syarat Pengajuan Kartu Kredit Bank BTN Syariah 2018

BTN adalah salah satu bank di Indonesia yang memberikan pelayanan secara islami dengan nama BTN Syariah. Namun, sayangnya Bank BTN Syariah belum mengeluarkan kartu kredit khusus untuk nasabahnya.

Meskipun demikian, ada layanan dari BTN Syariah yang hampir serupa penggunaan kartu kredit yang diberi nama KPR BTN iB.

Advertisements

Pembiayaan KPR ini diperuntukkan untuk membiayai pembelian seperti rumah atau bangunan lainnya, tapi tidak bisa fleksibel seperti kartu kredit yang dapat membiayai pembelian apa saja.

Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Pengajuan KPR Bank BTN Syariah dan Kartu Kredit BTN

Syarat Pengajuan Kartu Kredit Bank BTN Syariah

Pembuatan kartu kredit untuk nasabah Bank BTN sendiri harus memenuhi beberapa syarat tertentu. Persyaratan tersebut meliputi berapa pendapatan minimal Anda tiap bulannya, usia Anda dan usia pemegang kartu tambahan, serta kewarganegaraan Anda.

Meskipun sebenarnya baik warga negara Indonesia atau warna negara asing sama-sama boleh membuat kartu kredit di BTN. Baca Saldo Minimal Bank BTN Tabungan

Namun, perlu diperhatikan jika persyaratan pembuatan kartu kredit ini berbeda-beda sesuai dengan kartu jenis apa yang ingin Anda buat. Kartu kredit jenis silver tentu memiliki syarat yang berbeda dengan kartu jenis gold maupun platinum.

Advertisements

Anda sudah dapat membuat kartu kredit silver hanya dengan gaji bulanan sebesar Rp. 3 juta, sedangkan ketika membuat kartu kredit gold, pendapatan perbulan Anda setidaknya paling sedikit Rp. 4 juta. Begitu pula ketika mengajukan pembuatan kartu kredit platinum, paling sedikit gaji bulanan Anda adalah Rp. 25 juta.

Berbeda halnya jika Anda mengajukan KPR ke Bank BTN Syariah. Penggunaan peminjaman ini memang berbeda dengan kartu kredit.

Apabila kartu kredit dapat dipakai melakukan pembiayaan apa saja, maka KRP dari Bank BTN Syariah ini digunakan untuk pembiayaan beli rumah, apartemen, ruko dan yang sejenisnya. Baca Cara Menabung di Bank BTN

Syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan pengajuan sebenarnya dengan melengkapi formulir yang disediakan dan lolos wawancara. Anda juga harus menyerahkan beberapa dokumen yang sudah difoto kopi.

Dokumen-dokumen tersebut meliputi: KTP, KK, Akta Nikah, slip gaji atau keterangan penghasilan tiap bulan, SK Pegawai atau surat keterangan kerja dari perusahaan tempat Anda bekerja, dan jika merupakan wiraswasta maka harus menyerahkan keterangan ijin usaha yang meliputi Akte Pendirian, domisili usaha, TDP, SIUPP, NPWP dan lain-lain.

Usai mengisi formulir dan menyerahkan berkas-berkas dokumen, Anda akan diwawancara untuk menegaskan apakah pengajuan Anda diterima atau tidak.

Wawancara pun meliputi hal yang tidak jauh dari isi formulir Anda, yakni tentang gaji tiap bulan, memiliki cicilan lain seperti motor dan sebagainya atau tidak, bahkan jumlah kartu kredit dan bank apa saja yang Anda gunakan. Anda juga akan ditanyai tentang keadaan rumah yang dibeli dan berapa uang muka yang sudah Anda bayarkan. Baca Biaya Transfer Bank BTN

Pertanyaan-pertanyaan detil tentang status pernikahan dan status pekerjaan pun akan ditanyakan. Hal ini tentu saja untuk menjamin bahwa Anda dapat melunasi tagihan tiap bulannya dari pembelian rumah yang nantinya akan dibayar oleh pihak Bank BTN Syariah.

Advertisements

Facebook Comments