Prosedur Penarikan Motor Adira, Pinalti Sampai Penarikan

Prosedur Penarikan Motor Adira, Pinalti Sampai Penarikan

Salah satu permasalahan yang sering hinggap di dunia kredit motor maupun mobil adalah penarikan oleh leasing.

Tidak banyak orang tahu bagaimana prosedur penarikan yang semestinya oleh pihak leasing khususnya Adira.

Bagi Anda yang saat ini sedang kredit motor maupun yang sedang diambang penarikan motor oleh Adira, Anda harus mengetahui beberapa prosedur penarikan motor Adira, pinalti sampai penarikan.

Advertisements

Mengapa harus tahu? Karena jangan sampai Anda mendapat kasus tiba-tiba motor ditarik oleh leasing tanpa sepengetahuan Anda.

Pasalnya, tidak sedikit orang-orang yang merasa dirugikan karena motornya tiba-tiba ditarik. Berikut ini beberapa prosedurnya.

Prosedur Penarikan Motor Adira, Pinalti Sampai Penarikan

Prosedur Penarikan Motor Adira

  1. Pemberian Pinalti

Awal dari prosedur penarikan motor Adira, pinalti sampai penarikan adalah pemberian pinalti. Pemberian pinalti akan dilakukan jika dirasa Anda terlambat dalam membayar angsuran sesuai kesepakatan awal/tenor.

Anda akan dikenai biaya pinalti sebesar 0,5%. Denda tersebut merupakan denda keterlambatan Anda dalam membayar angsuran.

  1. Pemblokiran

Jika sesudah dikenai biaya pinalti masih belum bayar juga sampai beberapa bulan dari jatuh tempo, maka akan diadakan pemblokiran oleh pihak Adira kepada Anda.

Anda tidak bisa lagi membayar angsuran yang telah tertunggak. Pada saat itu, motor Anda sudah ada rencana akan ditarik.

Jika merasa masih sanggup untuk membayar angsuran yang telah tertunggak dan angsuran berikutnya, maka Anda harus membuka blokir dan dikenakan biaya tambahan.

Advertisements
  1. Surat Perintah Penarikan

Jika tidak berniat untuk mempertahankan motor kredit Anda, maka surat penarikan akan keluar. Sebelumnya Anda akan ditemui oleh pihak Adira untuk membuat kesepakatan, mau motornya ditarik atau Anda menjual motor tersebut untuk membayar hutang.

Jika memilih yang pertama maka sewaktu-waktu leasing bisa saja menarik motor Anda. perlu Anda catat bahwa, dalam penarikan harus ada SPP (Surat Perintah Penarikan). Baca Pelunasan Kredit Motor di BAF

Jika tidak ada maka jangan dengan mudahnya Anda memberikan motor kepada leasing yang bertugas.

  1. Penarikan

Prosedur terakhir adalah penarikan. Leasing akan menarik motor Anda dengan membawa surat penarikan yang telah disebutkan diatas.

Dalam hal ini pihak Adira memiliki hak mengambil barang lain yang nilainya setara dengan motor tersebut. Motor yang ditarik nantinya akan dilelang.

Hasil lelang tersebutlah yang akan digunakan untuk melunasi hutang Anda yang belum terbayar. Dari mulai denda, bunga sampai angsuran pokok sampai lunas.

Tips bagi Anda konsumen Adira, untuk jangan segan-segan bertanya kepada petugas leasing sebelum melakukan kesepakatan.

Karena hal tersebut untuk kebaikan Anda nantinya. Jangan ada kasus tarik paksa oleh pihak leasing yang sering terjadi di luar sana. Baca Tidak Sanggup Bayar Cicilan Motor

Anda juga harus bekerja sama dengan cara membayar angsuran sesuai tenor yang ditentukan. Demikianlah prosedur penarikan motor Adira, pinalti sampai penarikan. Anda harus tetap berhati-hati ketika menentukan pilihan.

Facebook Comments